Skip to main content

I Heart You

Pertama,gue pengen ucapin selamat ulang tahun buat @vellaKF yang ke... gue gak tau yang keberapa,yang jelas dia sudah tua walaupun badannya kecil.Semoga menjadi semakin baik dan dewasa di umur yang sekarang.

Hari ini gue bangun telat,sebenernya gak sih,gue udah bangun,tapi tidur lagi karena air buat mandi gue masih belum panas.Lumayankan,tidur 15 menit,soalnya gue begadang kemaren malam buat tugas dari dosen gue yang begitu amat seksi di kampus gue.Tugasnya gak ada dari buku (gue salah beli buku) dan di internet, jadinya gue memilih buat mengarang bebas.Sebelumnya maaf buat para nabi-nabi sosiologi jika terdapat kesalahan daam penulisan,pemaknaan,pemahaman kata demi kata yang gue tulis di makalah gue itu.

Gue kebangun jam setengah 8,gue kaget setengah lapar,gue gak kebayang buat nempuh kampus yang di luar kota itu dalam waktu setengah jam. Awalnya gue milih gausah mandi,pake jurus semprot parfum secara membabi buta aja.Seperti yang pernah gue lakukan sebelumnya di semester 4 ini.Tapi akhirnya gue mandi karena mengingat dan menimbang gue kuliah bakalan sampe siang.Gue bakalan gak betah kalo gak mandi sampe siang,gimana mau nyerap ilmu dari para dosen gue yang terkasih? nah saat itu gue memutuskan buat mandi apa adanya.

Mulai semester 4 ini gue udah niatin buat gak telat,apapun itu.Ya beberapa sudah terealisasikan.Soalnya Gue pengen seperti bule bule barat  yang on time.

Hari ini juga dompet gue ketinggalan di gerai kampus gue.Gue nyadar dompet gue gak ada di pantat gue yang seksi waktu pengen beli ayam dan itu udah jauh dari kampus.Kepaksa gue balik lagi kekampus buat nyari dompet gue.Daripada harus mengurus kembali beberapa surat yang ada di dompet gue yang cukup lumayan ribet buat mengurus semuanya.

Terima kasih buat kakak kasir gerai yang telah menjaga keperawanan dompet gue,alhamdulillah gak diperkosa isinya sama orang.Terima kasih .I heart You (bukan gue bukan penggemar smash).

Semoga besok-besoknya gue gak ketiduran lagi dan ceroboh lagi.Dan yang paling penting adalah semoga gue dan teman-teman kelas a hari selasa jam 1 itu gak diamuk sama tugas yang tidak berpriketugasan.

Celamat malam !

Comments

Popular posts from this blog

Teori Sosiologi Dan Cinta

Saya tak sengaja terdampar kuliah di jurusan ini. Saya sudah melalui empat semester  di sosiologi UR alias Universitas Riau . Jatuh bangun sama IP sudah saya rasakan, banyak tugas yang sudah saya kerjakan (biasa aja sih sebenernya tugasnya, agak di dramatisir aja) sudah 2 orang senior yang jadiin saya responden (nah di bagian ini sebenernya gak suka, begitu bermasalahkah diri saya sehingga harus diteliti,oke, positif aja, mungkin saya unik. hehehe) . Kalau dipikir-pikir (kali ini saya tumben mikir) sosiologi itu mempelajari semuanya loh, bukan hanya agama, perkotaan, pedesaan, kesehatan, lingkungan, hukum, tapi juga hal yang paling absurd di dunia ini yang bernama CINTA . Iya, cinta. Harusnya mahasiswa sosiologi tidak ada yang jomblo karena ada beberapa teori yang mengaitkan tentang ini. Tidak ada yang ngemis-ngemis cinta atau miskin cinta atau bahkan fakir asmara.  PDKT alias PENDEKATAN itu bisa jadi terinspirasi dari teori kakek sosiolog yang mungkin beliau ter...

Mencoba Menemukan Ketenangan di Tengah Riuhnya Kehidupan

Hidup itu seperti berada di atas papan selancar, terkadang ombaknya tenang, terkadang menggulung-gulung seperti monster raksasa. Dan jujur saja, dalam beberapa bulan terakhir, rasanya saya lebih sering terhempas ombak daripada berdiri gagah di atasnya. Cemas? Oh, cemas itu sudah seperti teman lama yang tak diundang datang setiap hari. Mood buruk? Rasanya seperti awan hitam yang terus menempel di kepala, bahkan saat cuaca cerah. Bayangkan saja, saya, yang dulu penuh semangat menjalani hari-hari, tiba-tiba merasa kehilangan minat pada hal-hal yang biasa saya cintai. Olahraga? Sudah seperti cinta lama yang tak berbalas. Buku? Seakan huruf-huruf di dalamnya berubah menjadi semut-semut yang berlarian tanpa arah. Bahkan serial drama Korea yang biasanya menjadi sahabat setia saat malam datang, kini hanya menjadi tontonan latar belakang saat pikiran saya melayang entah ke mana. Hidup saya, meskipun penuh potensi, kadang terasa seperti teka-teki tanpa petunjuk. Saya berusaha sebaik mungkin untu...

Towards The Light

Pagi menjelang, dan alarm berbunyi dengan suara yang sama. Saya membuka mata, tetapi rasanya berat untuk bangkit dari tempat tidur. Setiap hari terasa seperti pengulangan yang sama, itu hanya sebuah tanda bahwa saya masih melanjutkan hidup. Hari-hari berlalu, dan saya merasa terjebak dalam rutinitas yang tak kunjung berubah. Menjalani hari demi hari adalah pekerjaan yang berat, dan saya seperti penonton dalam film yang tidak berujung, menjalani momen yang itu-itu saja tanpa perkembangan. Ketidakpuasan ini membuat saya merasa kosong. Seperti banyak orang, saya berusaha menemukan cara untuk tumbuh, tetapi saat ini, satu-satunya ruang untuk berkembang adalah melalui kembali ke bangku sekolah—sebuah pelarian kecil dari kenyataan yang menyedihkan. Dalam kesibukan itu, saya merindukan kehidupan yang lebih bermakna—kehidupan di mana saya berusaha untuk hidup sepenuhnya, bukan hanya bertahan. Saya bukannya tidak bahagia, tetapi aku juga tidak merasa bahagia. Saya teringat saat-saat ketika saya...