Skip to main content

Hiduplah Indonesia Raya.

Selamat Malam Indonesia !!!!!..
Eh gue lupa,ini bukan blog gue yang satu lagi yang namanya HIDUPLAH INDONESIA RAYA . Yang Gue buat khusus untuk Indonesia negara yang gue cinta.Oke gue ceritain sejarah blog gue ini.

Gue buat blog ini udah lama banget,ya tahun inilah mungkin ya,sejak kasus gayus yang terkenal seperti kasus artis beradegan tak senonoh yangdi laporin sama salah seorang pengacara kondang Indonesia.ehehee.

Gue buat blog itu,bukan karena jiwa nasionalisme gue angin-anginan atau orang minang bilang angek-angek cirik ayam. Gue buat itu,adalah bentuk kepedulian gue terhadap negeri ini.

Banyak yang gak mau peduli dengan negaranya sendiri,ada yang ngomel-ngomel sama negara sendiri,pengen pindah dari Indonesia,banyak deh. Artinya banyak yang pesimis sama Indonesia, banyak banget. Gue,sejak baca bukunya salah seorang yang menginspirasi gue,mebuka pikiran gue, lulusan design dan seni ITB angkatan !997,seorang penyiar, dan gue lihat realitanya,Gue gak pesimis lagi sama Indonesia. karena apa? Gue udah tahu Indonesia tentang Indonesia,meskipun gak semua. Tapi setidaknya gue mau mengetahui Indonesia daripada gak mau / gak ada niat untuk tahu Indonesia itu.
Kalo aja mereka tahu Indonesia itu bagaimana,pasti mereka gak akan pesimis,malahan Optimis.
Indonesia emang negara yang gak sempurna,banyak terjadi masalah di negeri ini,wajar kalo ada yang pesimis / gak suka sama Indonesia. Jangan sedih. Ini bukan kesalahn kita,tapi Mengubah hari ini, bisa jadi sudah terlambat. Mengutip dari kalimat sang inspirasi gue.
Pertanyaannya, maukah kamu jadi orang yang mengubah masa depan?
Maukah?
Atau Anda hanya mau jadi orang yang ngomel-ngomel aja?

Jangan terlalu banyak nuntut, Kita harus ngelakuin  suatu gerakan atau perubahan dengan temukanlah passion kita,Passion itu adalah lsesuatu yang kita begitu cintai . Sesuatu yang melekat jadi bagian dari diri kita.PASSION lah yang membuat seseorang bisa mencapai hal hal yang luarbiasa.Karena PASSION akan memberikan tingkat dedikasi yang tinggi terhadap sesuatu.

Gue menulis postingan ini sebagai sebuah ajakan,Ajakan untuk mengubah Indonesia. Usaha ini, bukan untuk dirasakan hasilnya hari ini.Tapi untuk masa depan.Kita semua, tidak akan sempat melihat masa depan itu.Anak-anak kita yang akan melihat.Tugas kita, adalah memastikan bahwa anak-anak kita punya sesuatu yang indah untuk dilihat, di masa depan.

Kenalilah Indonesia mu maka kamu Akan tahu. Maka kamu tidak akan jadi orang yang pesimis terhadap negeri sendiri.
kelas 1 SMA ini lho


Comments

Popular posts from this blog

Teori Sosiologi Dan Cinta

Saya tak sengaja terdampar kuliah di jurusan ini. Saya sudah melalui empat semester  di sosiologi UR alias Universitas Riau . Jatuh bangun sama IP sudah saya rasakan, banyak tugas yang sudah saya kerjakan (biasa aja sih sebenernya tugasnya, agak di dramatisir aja) sudah 2 orang senior yang jadiin saya responden (nah di bagian ini sebenernya gak suka, begitu bermasalahkah diri saya sehingga harus diteliti,oke, positif aja, mungkin saya unik. hehehe) . Kalau dipikir-pikir (kali ini saya tumben mikir) sosiologi itu mempelajari semuanya loh, bukan hanya agama, perkotaan, pedesaan, kesehatan, lingkungan, hukum, tapi juga hal yang paling absurd di dunia ini yang bernama CINTA . Iya, cinta. Harusnya mahasiswa sosiologi tidak ada yang jomblo karena ada beberapa teori yang mengaitkan tentang ini. Tidak ada yang ngemis-ngemis cinta atau miskin cinta atau bahkan fakir asmara.  PDKT alias PENDEKATAN itu bisa jadi terinspirasi dari teori kakek sosiolog yang mungkin beliau ter...

Mencoba Menemukan Ketenangan di Tengah Riuhnya Kehidupan

Hidup itu seperti berada di atas papan selancar, terkadang ombaknya tenang, terkadang menggulung-gulung seperti monster raksasa. Dan jujur saja, dalam beberapa bulan terakhir, rasanya saya lebih sering terhempas ombak daripada berdiri gagah di atasnya. Cemas? Oh, cemas itu sudah seperti teman lama yang tak diundang datang setiap hari. Mood buruk? Rasanya seperti awan hitam yang terus menempel di kepala, bahkan saat cuaca cerah. Bayangkan saja, saya, yang dulu penuh semangat menjalani hari-hari, tiba-tiba merasa kehilangan minat pada hal-hal yang biasa saya cintai. Olahraga? Sudah seperti cinta lama yang tak berbalas. Buku? Seakan huruf-huruf di dalamnya berubah menjadi semut-semut yang berlarian tanpa arah. Bahkan serial drama Korea yang biasanya menjadi sahabat setia saat malam datang, kini hanya menjadi tontonan latar belakang saat pikiran saya melayang entah ke mana. Hidup saya, meskipun penuh potensi, kadang terasa seperti teka-teki tanpa petunjuk. Saya berusaha sebaik mungkin untu...

Towards The Light

Pagi menjelang, dan alarm berbunyi dengan suara yang sama. Saya membuka mata, tetapi rasanya berat untuk bangkit dari tempat tidur. Setiap hari terasa seperti pengulangan yang sama, itu hanya sebuah tanda bahwa saya masih melanjutkan hidup. Hari-hari berlalu, dan saya merasa terjebak dalam rutinitas yang tak kunjung berubah. Menjalani hari demi hari adalah pekerjaan yang berat, dan saya seperti penonton dalam film yang tidak berujung, menjalani momen yang itu-itu saja tanpa perkembangan. Ketidakpuasan ini membuat saya merasa kosong. Seperti banyak orang, saya berusaha menemukan cara untuk tumbuh, tetapi saat ini, satu-satunya ruang untuk berkembang adalah melalui kembali ke bangku sekolah—sebuah pelarian kecil dari kenyataan yang menyedihkan. Dalam kesibukan itu, saya merindukan kehidupan yang lebih bermakna—kehidupan di mana saya berusaha untuk hidup sepenuhnya, bukan hanya bertahan. Saya bukannya tidak bahagia, tetapi aku juga tidak merasa bahagia. Saya teringat saat-saat ketika saya...