Skip to main content

BERIPU

Gue pengen seperti si faroh,anak pekanbaruuuu. 
Gue baru buka Blognya,tumblrnya bang BeRiPu alias Benazio Rizki Putra tidak lain tidak bukan Bang bena kribo yang udah banyak berjasa banget ke gue,seorang anak cupu yang dibilang seseorang,dalam perbloggeran ini. Gue udah baca semua posting blognya,gue juga belajar tutorial yang dia buat di youtube dan gue coba dan hasilnya belum sangat memuaskan karena gue bego banget dengan html.
Gue tahu dia sejak april 2010,waktu itu nggak sengaja nyari nama mas Aji idol DI GOOGLE,eh dapet link blognya bang bena,gue buka,ternyata banyak kelucuan,ilmu disana  dan sejak gue baru lulus SMA dan saat usia gue 16 tahun (ngalurngidul omongannya).hahahaha
Dan juga gue juga salut buat dia dan kakaknya Bintang Mahacakrie , yang udah bikin game seru,loncat-loncat,makan-makan,cewek-cewek,walaupun belum ada gue mencapai level tinggi.Gue bisa ngilangin kesuntukan,kebosenan saat belajar buat UAS,suntuk saat semester pendek ini, thanks banget buat mereka berdua kakak beradik yang akur banget.Gue iri.

Bertemu dengan mereka yang kita idolakan itu,apalagi mereka bisa nginspirasi kita,bahagia banget. Gue udah ketemu,berbincang dan sempat becanda dengan Raditya Dika saat dia Talkshow dia di Pekanbaru.Baru 3 kali. Seneng banget deh rasanya,walaupun itu sekadar bertemu salaman,ngobrol dan becanda dikit itu sesuatu yang luar biasa. 1 hal gue belum senang mentionan gue belum di bales.ahahaahha. Ya gue maklumin banget .Pasti banyak mention yang masuk dke dia. Gak mungkinkan dia ngebaca satu-persatu. Bukan itu aja kerja dia nya kan.

Ngomongin mention-mention yang dibalas sama orang yang famous,yang sering bales ya bang Bena,Mas aji,bang dera,bang beboy,bang teddy, dan kakak bang beripu Bintang mahacakrie. Mahacakrie. Di tweet favorite gue ada semuanya,tapi sebagian,yang gue ingat buat di jadiin favorit aja.aheuaheuaheu 

1 hal yang gue pengen sekarang,gue pengen ketemu sama Bang bena. Biarlah Tuhan yang mengaturnya,cailaah bahasa gue .
Pengen di kampus ngadain acara ngeblog bareng bang bena,28 Mei 2011 kemaren pas Talksho Raditya Dika, gue ngisi quenstioner dari beasiswa djarum event apa pengen diadain lagi ya gue tulis "ngeblog asyik bersama BENAKRIBO"  gue juga nyuruh teman-teman,senior gue buat nulis ini,sebenarnya gue paksa sih .hahaha. Usaha gue buat bertemu bang bena dan semoga itu tercapai.Aminnnn.Terserah mau bilang lebay,setiap orang berbeda-beda menjalani hidupnya,berbeda yang merea lakukan.INI NEGARA BEBAS.hahahha

Dan 14 july besok gue ulang tahun ke 18,semoga bang bena juga ngasih ucapan .hehehhe.
Dan itu masih lama.
Jangan lempari saya telur,teoung,kopi,tapi lembarilah saya dengan duit biru.Anda yang melempari merupakan caon penghuni surga hahahhaa.
Ini ceritaku, bagaimana ceritamu?

animasi ini juga belajar dari tab FAQ-nya bang ben,ya gue masih cupu banget buat-buat yang begituan. Masih banyak belajar.
kalo bang Bena mampir ke blog cupu ini,don't angry because i write your name BERIPU. Enjoy :D

Comments

  1. hai,maaf. itu FAHROL maksudnya aku? namaku F-A-R-O-H NUR ALFANI kali hehe. salah tuh,diganti deh ya. malu.

    ReplyDelete
  2. hai,itu maksudnya nama aku ya? hmm,salah tuh,bukan FAHROL tapi F-A-R-O-H. faroh nur alfani atau @farohalfani. hehe diganti ya,malu soanya

    ReplyDelete
  3. pertanyaan gue... lo itu cowok apa cewek? ahahahahah

    ReplyDelete
  4. fahrol : hehehe maaf,ntar deh gue ganti..

    bg bena : org yg ke 675457957 yg nanyain gue cewek apa cowk..
    dan gue cewek tulen bg,dalamnya masih cewek hahahaha

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Teori Sosiologi Dan Cinta

Saya tak sengaja terdampar kuliah di jurusan ini. Saya sudah melalui empat semester  di sosiologi UR alias Universitas Riau . Jatuh bangun sama IP sudah saya rasakan, banyak tugas yang sudah saya kerjakan (biasa aja sih sebenernya tugasnya, agak di dramatisir aja) sudah 2 orang senior yang jadiin saya responden (nah di bagian ini sebenernya gak suka, begitu bermasalahkah diri saya sehingga harus diteliti,oke, positif aja, mungkin saya unik. hehehe) . Kalau dipikir-pikir (kali ini saya tumben mikir) sosiologi itu mempelajari semuanya loh, bukan hanya agama, perkotaan, pedesaan, kesehatan, lingkungan, hukum, tapi juga hal yang paling absurd di dunia ini yang bernama CINTA . Iya, cinta. Harusnya mahasiswa sosiologi tidak ada yang jomblo karena ada beberapa teori yang mengaitkan tentang ini. Tidak ada yang ngemis-ngemis cinta atau miskin cinta atau bahkan fakir asmara.  PDKT alias PENDEKATAN itu bisa jadi terinspirasi dari teori kakek sosiolog yang mungkin beliau ter...

Mencoba Menemukan Ketenangan di Tengah Riuhnya Kehidupan

Hidup itu seperti berada di atas papan selancar, terkadang ombaknya tenang, terkadang menggulung-gulung seperti monster raksasa. Dan jujur saja, dalam beberapa bulan terakhir, rasanya saya lebih sering terhempas ombak daripada berdiri gagah di atasnya. Cemas? Oh, cemas itu sudah seperti teman lama yang tak diundang datang setiap hari. Mood buruk? Rasanya seperti awan hitam yang terus menempel di kepala, bahkan saat cuaca cerah. Bayangkan saja, saya, yang dulu penuh semangat menjalani hari-hari, tiba-tiba merasa kehilangan minat pada hal-hal yang biasa saya cintai. Olahraga? Sudah seperti cinta lama yang tak berbalas. Buku? Seakan huruf-huruf di dalamnya berubah menjadi semut-semut yang berlarian tanpa arah. Bahkan serial drama Korea yang biasanya menjadi sahabat setia saat malam datang, kini hanya menjadi tontonan latar belakang saat pikiran saya melayang entah ke mana. Hidup saya, meskipun penuh potensi, kadang terasa seperti teka-teki tanpa petunjuk. Saya berusaha sebaik mungkin untu...

Towards The Light

Pagi menjelang, dan alarm berbunyi dengan suara yang sama. Saya membuka mata, tetapi rasanya berat untuk bangkit dari tempat tidur. Setiap hari terasa seperti pengulangan yang sama, itu hanya sebuah tanda bahwa saya masih melanjutkan hidup. Hari-hari berlalu, dan saya merasa terjebak dalam rutinitas yang tak kunjung berubah. Menjalani hari demi hari adalah pekerjaan yang berat, dan saya seperti penonton dalam film yang tidak berujung, menjalani momen yang itu-itu saja tanpa perkembangan. Ketidakpuasan ini membuat saya merasa kosong. Seperti banyak orang, saya berusaha menemukan cara untuk tumbuh, tetapi saat ini, satu-satunya ruang untuk berkembang adalah melalui kembali ke bangku sekolah—sebuah pelarian kecil dari kenyataan yang menyedihkan. Dalam kesibukan itu, saya merindukan kehidupan yang lebih bermakna—kehidupan di mana saya berusaha untuk hidup sepenuhnya, bukan hanya bertahan. Saya bukannya tidak bahagia, tetapi aku juga tidak merasa bahagia. Saya teringat saat-saat ketika saya...