Skip to main content

Harus Bisa !!!

Uuuwwwooo...
Selamat malam teman-teman terkasih,kembali lagi dengan gue, si empunya blog yang isinya cerita-cerita bodoh gue,mungkin bagi mereka yang nggak suka baca blog gue yang isinya kisah cerita hidup gue,terserah, disini gue ingin berbagi,setidaknya berbagi cerita pengalaman manis,pahit,suram yang nggak enak dan enak di kehidupan gue.Dan gue tahu waktunya,bulan apa,hari apa gue ngerasa seperti itu. gue tau.hehehe

Kok panas kali ya?
Semoga Pekanbaru diberi ketabahan dengan ini semua.Mengheningkan Cipta Mulai.

Lansung deh ya.
Project acara fisip on gathering tinggal 2 minggu lagi,tapi apa? yang ada saling menyalahkan,kenapa saling menyalahkan ? kalo kita saling menyalahakan nggak aakan selesai acaranya,nggak akan sukses,mungkin nggak akan jadi. Udah mau 2 minggu,kerja kita selama ini sia-sia kalo kita sampai disini kawan-kawan, ayo semangat,kita pemenang,jangan menyerah sebelum bertempur.Jangan saling menyalahkan,ada masanya,sewaktu evaluasi acara. Kita Ini tim kerja,kita bekerja,memang kita bisa memberi contoh dari seorang filsuf ini,tapi kalau rapat,jangan terlalu banyak mengeluarkan ini dong,nanti udah kuliah 4 sks lagi.
 #ehh keceplosan ,gue yang nyalahin,ini belum numpuk lagi,kalo numpuk,wah keluar di dunia nyata,ini masih di dunia maya.
gue dan teman-teman merasa disalahin, walaupun kami kerjanya masih secuil tolong hargain. Jangan saling menyalahkan, kita tim kawan, bukan individu,kami slalu membantu apa yang kami bisa bantu.kalau nggak mau capek nggak usah ikut dari awal mennnn.

Kata-kata saling komunikasi dan saling kerjasama itu harus dilaksanain.
Jangan menyerah sebelum berperang,tunjukan komitmen awal kita. Jangan awal-awal saja semangat.tunjukan sampai akhir . Asshole !!!!!!

Tetap semangat teman-teman terkasih 
masih cakep hahhaa

Maaf nyampah disini.
kalo mau kritik saran,lansung aja.
hehehe

Comments

  1. yoi...

    tetap smangat smua.....!!
    semangat itu justru sngat dibutuhin pas saat2 sperti ini....

    ReplyDelete
  2. makasih udah baca ya :)
    ini siapa ya ?

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Teori Sosiologi Dan Cinta

Saya tak sengaja terdampar kuliah di jurusan ini. Saya sudah melalui empat semester  di sosiologi UR alias Universitas Riau . Jatuh bangun sama IP sudah saya rasakan, banyak tugas yang sudah saya kerjakan (biasa aja sih sebenernya tugasnya, agak di dramatisir aja) sudah 2 orang senior yang jadiin saya responden (nah di bagian ini sebenernya gak suka, begitu bermasalahkah diri saya sehingga harus diteliti,oke, positif aja, mungkin saya unik. hehehe) . Kalau dipikir-pikir (kali ini saya tumben mikir) sosiologi itu mempelajari semuanya loh, bukan hanya agama, perkotaan, pedesaan, kesehatan, lingkungan, hukum, tapi juga hal yang paling absurd di dunia ini yang bernama CINTA . Iya, cinta. Harusnya mahasiswa sosiologi tidak ada yang jomblo karena ada beberapa teori yang mengaitkan tentang ini. Tidak ada yang ngemis-ngemis cinta atau miskin cinta atau bahkan fakir asmara.  PDKT alias PENDEKATAN itu bisa jadi terinspirasi dari teori kakek sosiolog yang mungkin beliau ter...

Mencoba Menemukan Ketenangan di Tengah Riuhnya Kehidupan

Hidup itu seperti berada di atas papan selancar, terkadang ombaknya tenang, terkadang menggulung-gulung seperti monster raksasa. Dan jujur saja, dalam beberapa bulan terakhir, rasanya saya lebih sering terhempas ombak daripada berdiri gagah di atasnya. Cemas? Oh, cemas itu sudah seperti teman lama yang tak diundang datang setiap hari. Mood buruk? Rasanya seperti awan hitam yang terus menempel di kepala, bahkan saat cuaca cerah. Bayangkan saja, saya, yang dulu penuh semangat menjalani hari-hari, tiba-tiba merasa kehilangan minat pada hal-hal yang biasa saya cintai. Olahraga? Sudah seperti cinta lama yang tak berbalas. Buku? Seakan huruf-huruf di dalamnya berubah menjadi semut-semut yang berlarian tanpa arah. Bahkan serial drama Korea yang biasanya menjadi sahabat setia saat malam datang, kini hanya menjadi tontonan latar belakang saat pikiran saya melayang entah ke mana. Hidup saya, meskipun penuh potensi, kadang terasa seperti teka-teki tanpa petunjuk. Saya berusaha sebaik mungkin untu...

Towards The Light

Pagi menjelang, dan alarm berbunyi dengan suara yang sama. Saya membuka mata, tetapi rasanya berat untuk bangkit dari tempat tidur. Setiap hari terasa seperti pengulangan yang sama, itu hanya sebuah tanda bahwa saya masih melanjutkan hidup. Hari-hari berlalu, dan saya merasa terjebak dalam rutinitas yang tak kunjung berubah. Menjalani hari demi hari adalah pekerjaan yang berat, dan saya seperti penonton dalam film yang tidak berujung, menjalani momen yang itu-itu saja tanpa perkembangan. Ketidakpuasan ini membuat saya merasa kosong. Seperti banyak orang, saya berusaha menemukan cara untuk tumbuh, tetapi saat ini, satu-satunya ruang untuk berkembang adalah melalui kembali ke bangku sekolah—sebuah pelarian kecil dari kenyataan yang menyedihkan. Dalam kesibukan itu, saya merindukan kehidupan yang lebih bermakna—kehidupan di mana saya berusaha untuk hidup sepenuhnya, bukan hanya bertahan. Saya bukannya tidak bahagia, tetapi aku juga tidak merasa bahagia. Saya teringat saat-saat ketika saya...